Tugas Mata Kuliah Audit Teknologi Sistem Informasi

ANANDA NADYA FAUZIAH
10117648

Lembaga-lembaga Audit Sistem Informasi di Indonesia 

1. LPAI (Lembaga Pengembangan Auditor Internal)
LPAI merupakan lembaga pengembangan SDM bidang audit internal. LPAI menyelenggarakan pelatihan internal audit dan fraud audit secara lengkap, serta kurikulum berkualitas. Program pelatihan yang diselenggarakan oleh LPAI didukung oleh tenaga instruktur berpengalaman, memiliki background pendidikan S2 dan Ph.D. dari dalam dan luar negeri, maupun yang memiliki sertifikat keahlian atau profesi, seperti CIA, CFE, CISA dan sebagainya. 

2. IASII (Ikatan Audit Sistem Infromasi Indonesia)
IASII didirikan pada 20 Mei 2014 yang dibentuk oleh beberapa praktisi dari berbagai universitas dan organisasi lainnya dibidang sistem informasi. Lembaga ini memiliki tujuan yaitu untuk menghindari penyimpangan dalam penggunaan sistem informasi yang semakin pesat di Indonesia. 

3. ISACA (Information System Audit and Control Association)
ISACA adalah suatu organisasi profesi internasional dibidang tata kelola teknologi informasi yang didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1967. Anggota ISACA antara lain terdiri dari auditor sistem informasi, konsultan, pengajar, profesional keamanan sistem informasi, pembuat perundangan, CIO, serta auditor internal. 

4. BPK RI (Badan Pemeriksa Keuangan RI)
BPK RI didirikan tahun 1946 yang bertugas untuk melakukan audit yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara dan tanggung jawab oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga negara lain, seperti Bank Indonesia, BUMN, BUMD, Dewan Pelayanan Publik dan lembaga lain yang mengelola keuangan negara. Hasil dari audit tersebut akan diserahkan ke DPR, DPD dan DPRD sesuai dengan wewenangnya masing-masing. 

5. Keuangan BPKP (Badan Pengawasan dan Pembangunan)
BPKP berdiri sejak tahun 2006, yang bertugas mengendalikan keuangan dan pengawasan pembangunan nasional serta meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelluaran anggaran pemerintah nasional dan regional. 

Jenis-Jenis ISO Sistem Informasi di Indonesia 

1. ISO TS 16949, yaitu spesifikasi teknikal untuk sistem manajemen mutu di bidang industri otomotif. Konsep dari standar ini adalah perbaikan berkelanjutan, pengendalian rantai pemasok, serta tindakan pencegahan dan perbaikan. 

2. ISO 28000, yaitu standar yang berhubungan dengan sistem keamanan rantai pasokan bagi perusahaan yang berisiko tinggi, misalnya Bank, pertambangan, hotel, dan lain-lain. 

3. ISO 5001, yaitu standar yang diterapkan pada sistem manajemen energi agar perusahaan memiliki sistem untuk meningkatkan kinerja, efisiensi, serta konsumsi energi. 

4. ISO 9001, yaitu sistem manajemen mutu yang paling banyak digunakan, dimana karakteristiknya adalah pendekatan proses yang bertujuan meningkatkan efektivitas manajemen mutu. 

5. ISP/IEC 27001, yaitu standar sistem manajemen keamanan informasi atau Informasi Security Managemen System (ISMS). Standar ini diterapkan pada perusahaan di bidang aplikasi IT dan sejenisnya. 


Sumber : 

Komentar